Awalnya saya ingin kuliah
di salah satu perguruan tinggi negeri dengan jurusan Pendidikan Matematika,
karena saya merasa senang jika melihat orang lain mendapat pengetahuan dari apa
yang saya sampaikan, mungkin itulah yang dimaksud kepuasan batin. Sewaktu SMA,
saya berasal dari program jurusan IPA, tidak pernah terlintas di benak saya untuk
“belok ke lahan IPS” rencana sudah tersusun rapi di kepala saya, apa yang saya
harus pelajari, bagaimana progres kedepannya dan lain sebagainya. Tetapi apa
mau dikata saya tidak mendapat kursi di universitas yang saya inginkan. Sedih
sekali memang, tapi saya yakin bahwa Allah SWT memiliki rencana yang lebih baik
untuk saya.
Akhirnya saya memutuskan
untuk kuliah di Universitas Gunadarma jurusan Akutansi. Saya memilih
Universitas Gunadarma di Karawaci karena dekat dengan rumah, sangat menghemat
biaya transportasi dan tenaga, dari hasil tes kemampuan akademik, saya juga
mendapatkan potongan uang kuliah yang besar bagi saya karena saya belum bisa
menghasilkan uang sebanyak itu, saya mendapatkan hanphone dan laptop karena
membayar sampai lunas 6 semester, banyak sekali bukan? Mengapa saya memilih
Akutansi padahal tujuan awalnya saya ingin ke jurusan Pendidikan Matematika? Menurut
saya, kuliah itu merupakan proses menuju bekerja, jadi kita harus mengambil
jurusan yang sudah pasti dibutuhkan di dunia kerja, menurut saya sangat percuma
jika kita mengambil jurusan yang hanya kita “senangi” tetapi tidak memiliki
prospek kerja, dari informasi yang saya dapatkan, sarjana ekonomi di perlukan di
setiap perusahaan yang berdiri, jika saya mengambil Pendidikan Matematika, saya
hanya bisa menjadi guru, tetapi berbeda jika saya memilih akutansi, saya bisa
bekerja jadi akuntan, sekertaris, manajer, penasehat keuangan, dan masih banyak
lagi, maka dari itu saya memiih jurusan akutansi.
No comments:
Post a Comment